8.
1. Pengungkit (Tuas)
Fungsi: Memindahkan benda berat atau mempermudah usaha dengan mengubah arah gaya.
Jenis-jenis:
Tuas Golongan I: Titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasa (contoh: gunting, jungkat-jungkit).
Tuas Golongan II: Titik beban berada di antara titik tumpu dan titik kuasa (contoh: gerobak roda satu).
Tuas Golongan III: Titik kuasa berada di antara titik tumpu dan titik beban (contoh: pinset).
Contoh: Gunting, jungkat-jungkit, sekop, pembuka botol, dan palu.
2. Bidang Miring
Fungsi: Memperkecil gaya yang dibutuhkan untuk memindahkan benda ke ketinggian dengan menggunakan bidang miring.
Contoh: Papan miring untuk menaikkan barang, tangga, dan lereng.
3. Katrol
Fungsi: Mengubah arah gaya, atau melipatkan gaya untuk mempermudah mengangkat beban.
Jenis-jenis:
Katrol Tetap: Hanya mengubah arah gaya (contoh: katrol pada sumur timba).
Katrol Bergerak: Melipatkan gaya sehingga gaya kuasa lebih kecil daripada beban (contoh: katrol pada alat pengangkut peti kemas di dermaga).
Katrol Jam (Takal): Kombinasi katrol tetap dan bergerak untuk menghasilkan keuntungan mekanis yang lebih besar.
4. Roda Berporos
Fungsi: Memperbesar gaya dan kecepatan, atau mempermudah menggeser benda.
Contoh: Roda pada kursi, setir mobil, roda pada koper, dan alat penggulung kain.
SUMBER GOOGLE DAN YUTUB
